Tampilkan postingan dengan label Sejarah Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Makanan. Tampilkan semua postingan

Sejarah Makanan Khas Empek-Empek Palembang

Diposting oleh Unknown on Rabu, 11 Desember 2013

Sejarah Makanan Khas Empek-Empek Palembang - Pempek atau Empek-empek merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.

Sejarahnya :
Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina sedangkan "koh", yaitu sebutan untuk lelaki muda keturunan Cina.

Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.

Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih. Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Juga sudah ada yang menggunakan ikan dencis , ikan lele serta ikan tuna putih.

Begitu banyak Jenis-Jenis Pempek yang da di Indonesia salah satunya adalah,  Pempek Kapal Selam, Pempek Kapal selam merupakan pempek yang sudah umum ditelinga masyarakat Indonesia. Selain karena rasanya juga karena ukurannya yang di atas rata-rata pempek umumnya. Dan ada juga  Pempek Lenjer.

Pempek lenjer merupakan pempek yang bahan dasarnya sama dengan pempek kapal selam, namun tidak diisi dengan telor, hanya dibuat panjang yang pada saat dihidangkan akan dipotong kecil. Dan Pempek Keriting. Pempek keriting merupakan pempek yang unik bentuknya, menyerupai kerupuk. Pempek ini dapat disajikan dengan direbus, atau digoreng jika suka makanan yang gurih dan crispy yang dijamin akan memberikan sensasi yang beda. Dan da juga Pempek KulitPempek ini terbuat dari kulit ikan, berbentuk bulat pipih yang apabila digoreng akan menimbulkan aroma dan rasa yang khas. Dan  Pempek Pistel.

Pempek ini mirip dengan pempek kapal selam namun lebih kecil, dan umumnya bagian bawahnya diberi ulir. Berisi ebi dan pepaya serut.  Dan Pempek Telor Pempek ini miniaturnya pempek kapal selam, dan juga Pempek Adaan.

Pempek ini dibuat bulat, apabila digoreng akan memberikan sensai gurih dan garing diluar, namun lembut di dalam, dan  Pempek Panggang/ Tunu. Adalah pempek yang selama pembuatannya sama sekali nggak terkena minyak penggorengan. Usai dibentuk bulat-bulat dan diisi, pempek ini langsung dipanggang. Isi tunu sendiri bermacam macam, ada yang mengisi dengan ikan kering dan kecap asin, tapi ada juga yang mengisi dengan ebi, kecap manis dan cabai. Biasanya pempek ini menjadi ukuran pintar tidaknya seseorang dalam membuat pempek. Karena dengan tidaknya adonan tersentuh minyak, maka kita bisa merasakan apakah pempek tersebut amis ikan atau tidak. Jika amis, bisa dipastikan terdapat kesalahan dalam pembuatannya, dan ada juga Pempek Lenggang.

Pempek yang dicampur dengan telur bebek kemudian diletakkan di daun pisang yang sudah dibentuk seperti piring dan dibakar. Bisa juga digoreng. Meski sama sama enak, namun pempek lenggang panggang ini lebih populer dibanding lenggang goreng. Itulah diantaranya sejarah Pempek Palembang dan Beberapa jenis-jenis pempek Palembang. Semoga budaya dan kuliner Indonesia tetap Berjaya.

Sumber :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Pempek
2. http://infokutuju.blogspot.com/2012/09/sejarah-dan-resep-pempek-empek-empek.html#.UqgPI-Lvf_k
3. http://www.korantangsel.com/2013/04/asal-usul-pempek-palembang.html
Selengkapnya → Sejarah Makanan Khas Empek-Empek Palembang

Sejarah Makanan/Masakan Rendang Minangkabau

Diposting oleh Unknown

Sejarah Makanan/Masakan Rendang Minangkabau - Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.

Sejarahnya :
Asal-usul rendang ditelusuri berasal dari Sumatera, khususnya Minangkabau. Bagi masyarakat Minang, rendang sudah ada sejak dahulu dan telah menjadi masakan tradisi yang dihidangkan dalam berbagai acara adat dan hidangan keseharian. Sebagai masakan tradisi, rendang diduga telah lahir sejak orang Minang menggelar acara adat pertamanya. Kemudian seni memasak ini berkembang ke kawasan serantau berbudaya Melayu lainnya; mulai dari Mandailing, Riau, Jambi, hingga ke negeri seberang di Negeri Sembilan yang banyak dihuni perantau asal Minangkabau. Karena itulah rendang dikenal luas baik di Sumatera dan Semenanjung Malaya.

Sejarawan Universitas Andalas, Prof. Dr. Gusti Asnan menduga, rendang telah menjadi masakan yang tersebar luas sejak orang Minang mulai merantau dan berlayar ke Malaka untuk berdagang pada awal abad ke-16. “Karena perjalanan melewati sungai dan memakan waktu lama, rendang mungkin menjadi pilihan tepat saat itu sebagai bekal.”[6] Hal ini karena rendang kering sangat awet, tahan disimpan hingga berbulan lamanya, sehingga tepat dijadikan bekal kala merantau atau dalam perjalanan niaga.

Rendang juga disebut dalam kesusastraan Melayu klasik seperti Hikayat Amir Hamzah yang membuktikan bahwa rendang sudah dikenal dalam seni masakan Melayu sejak 1550-an (pertengahan abad ke-16).

Kelahiran rendang tak luput dari pengaruh beberapa negara, misalnya bumbu-bumbu dari India yang diperoleh melalui para pedagang Gujarat, India. Karena diaduk terus-menerus, rendang identik dengan warna hitam dan tidak memiliki kuah.

Rendang kian termahsyur dan tersebar luas jauh melampaui wilayah aslinya berkat budaya merantau suku Minangkabau. Orang Minang yang pergi merantau selain bekerja sebagai pegawai atau berniaga, banyak di antara mereka berwirausaha membuka Rumah Makan Padang di seantero Nusantara, bahkan meluas ke negara tetangga hingga Eropa dan Amerika. Rumah makan inilah yang memperkenalkan rendang serta hidangan Minangkabau lainnya secara meluas.

Rendang juga menjadi makanan yang disajikan khusus untuk hari raya Idul Adha. Banyaknya daging kurban membuat masyarakat Padang berlomba-lomba memasak rendang.

Secara filosofi adat dan budaya Minangkabau, Rendang memiliki posisi terhormat. Rendang yang terdiri dari 4 bahan pokok, mengandung makna, yaitu :

1. Dagiang (Daging Sapi), sebagai bahan utama, pelambang Niniak Mamak dan bundo kanduangyang akan memberi kemakmuran pada anak kemenakan dan anak pisang.

2. Karambia (Kelapa), merupakan lambang Cadiak Pandai (Kaum Intelektual), yang akan merekatkebersamaan kelompok dan individu

3. Lado (Sambal), merupakan lambang Alim Ulama yang pedas, tegas untuk mengajarkan syarak(agama),4 Pemasak (Bumbu), peran funsional setiap individu dalam kehidupan berkelompok dan dimerupakan unsur yang penting dalam hidup kebersamaan masyarakat Minang.

Resepnya :

  •     1 kilo daging sapi
  •     12 gelas santan dari 3 butir kelapa
  •     2 biji asam kandis
  •     1 batang serai, memarkan
  •     1 lembar daun kunyit
  •     2 lembar daun jeruk purut
  •     Garam secukupnya

Haluskan :

  •     1 ons cabe merah
  •     15 buah bawang merah
  •     6 siung bawang putih
  •     5 buah kemiri
  •     2 cm jahe
  •     3 cm laos (yang ini tidak perlu dihaluskan, cukup di keprak saja)

Cara membuat rendang daging padang :
  •     Daging dipotong2 sesuai selera.
  •     Dalam wajan: rebus santan dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan plus daun-daun dan asam kandis.
  •     Aduk terus sampai mengental agar santannya tidak pecah. Kalau sudah mulai keluar minyak masukan potongan-potongan daging
  •     Aduk terus dan dimasak dengan api sedang. Kalau mau dihitamkan kecilkan apinya.
Sumber :
1. http://rilisindonesia.com/lainnya/kuliner/280-rendang-pedas-khas-minang-sumbar
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Rendang
Selengkapnya → Sejarah Makanan/Masakan Rendang Minangkabau

Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 07 Desember 2013

Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado - Tinutuan atau Bubur Manado merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah dari Manado, Sulawesi Utara. Namun ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara. Tinutuan adalah campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya dan rasanya ini luar biasa menggugah selera.

Sejarahnya :
Berdasarkan cerita tempo dulu Tinutuan tercipta karena keadaan ekonomi masyarakat di manado sangat buruk, dan akhirnya menjadikan sayuran - sayuran di sekitar rumah makanan yang dicampurkan dengan sedikit beras, dan terciptalah bubur Manado. Dari benar dan tidaknya penciptaan bubur manado 1 hal yang sangat berarti adalah betapa mudahnya kita membuat makanan yang sederhana tetapi sehat dan bergizi.

Tinutuan juga biasanya di sajikan dengan perkedel nike, sambal roa (rica roa, dabu-dabu roa), ikan cakalang fufu atau tuna asap, perkedel jagung serta tahu. Tinutuan juga bisa disajikan dicampur dengan mie atau dengan sup kacang merah yang disebut brenebon. Tinutuan yang di campur dengan mie disebut Miedal. Tinutuan biasanya di sajikan pada pagi hari atau juga di sajikan pada saat hari raya pengucapan syukur.


Resepnya :

Bahan :

  •     200 g beras, cuci bersih, tiriskan
  •     2 L air
  •     1 1/2 sdt garam
  •     100 g  ubi merah, kupas, potong
  •     100 g  labu kuning, kupas, potong
  •     300 g  jagung manis, sisir
  •     50 g daun melinjo muda, cuci bersih
  •     50 g bayam, cuci bersih
  •     50 g daun kangkung, cuci bersih
  •     25 g daun kemangi, cuci bersih
  •     3 batang sereh, memarkan
  •     4 batang daun bawang, iris halus
  •     2 lembar daun kunyit, simpulkan

Pelengkap :
  •     150 g ikan asin jambal, potong dadu ½ cm, cuci, goreng hingga kering

Sambal dabu-dabu, aduk rata :
  •     4 buah cabai rawit merah, iris tipis
  •     6 buah cabai rawit, iris tipis
  •     4 butir bawang merah, potong dadu ½ cm
  •     1 buah tomat merah, potong dadu ½ cm
  •     2 sdm air jeruk nipis
  •     1/2 sdt garam

Cara Membuat :

  •     Masak beras bersama air, garam, daun bawang, sereh, daun kunyit  hingga setengah matang.
  •     Masukkan ubi merah, labu kuning, dan jagung, aduk rata. Masak kembali hingga lunak.
  •     Tambahkan sisa sayuran, sambil aduk perlahan hingga matang dan kental. Angkat.
  •     Sajikan bubur dengan pelengkap dan sambal.
Sumber :
1. http://www.resepmasakanonline.com/bubur-manado-tinutuan-2/
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Tinutuan
3. http://bastenratu.blogspot.com/2012/10/bubur-manado-makanan-khas-sulawesi-utara.html

Selengkapnya → Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado

Sejarah Masakan-Makanan Karedok Bandung

Diposting oleh Unknown

Sejarah Masakan-Makanan Karedok Bandung - Karedok merupakan salah satu sajian tradisional asal Jawa Barat yang menggunakan sayur-sayuran mentah seperti kacang panjang, kol, terong bulat, taoge, ketimun dan daun kemangi kemudian disiram dengan bumbu kacang tanah yang gurih dan sedikit pedas dan memberikan sensasi luar biasa ketika menyantapnya.

Sejarah Penamaan Karedok :
Karedok adalah makanan khas daerah Jawa, tepatnya Jawa Barat. Masakan ini sangat unik, karena semua sayuran dalam keadaan segar, tanpa melalui pemasakan, sehingga kandungan gizi dan seratnya sangat padat.
Awal diberi nama Karedok, karena makanan ini berasal dari desa Karedok, sebuah perkampungan yang terletak di seberang Sungai Cimanuk, dahulu merupakan wilayah Sumedang Lanang atau Negara Mayeut (sebutan orang pada saat itu)

Desa Karedok berada di Kecamatan Jati Gede, Kabupaten Sumedang. Luas wilayah Desa Karedok seluas 926 ha, terdiri atas berbagai jenis lahan, yang peruntukannya meliputi permukiman umum 11 ha, bangunan sekolah 0,10 ha, tempat peribadatan (masjid) 0,020 ha, sawah pengairan setengah teknis 145 ha, sawah tadah hujan 70 ha, ladang atau tanah darat 39,35 ha, hutan asli 305,5 ha, sarana olah raga meliputi lapangan bola volley/basket 0,20 ha, taman rekreasi 1,42 ha; serta perikanan air tawar atau kolam 0,50 ha. 


Resepnya :

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
  •     5 lonjor kacang panjang, diiris 1/2 cm
  •     3 lembar kol, diiris kasar
  •     3 buah terong bulat, diiris tipis
  •     25 gram taoge mentah
  •     1 buah ketimun, dipotong-potong
  •     5 tangkai kemangi, dipetiki

Bahan Saus Kacang:
  •     100 gram kacang tanah goreng, dihaluskan
  •     2 siung bawang putih
  •     2 buah cabai rawit merah
  •     2 cm kencur
  •     1/2 sendok teh terasi
  •     3/4 sendok teh garam
  •     25 gram gula merah
  •     100 ml air
  •     1/2 sendok teh air jeruk limau

Cara membuat:
  •     Ulek bawang putih, cabai rawit merah, kencur, dan terasi sampai halus.
  •     Tambahkan garam, gula merah, dan kacang tanah. Ulek rata.
  •     Tambahkan air sedikit-sedikit sambil diulek rata. Masukkan air jeruk limau. Ulek rata.
  •     Tambahkan kacang panjang, kol, terong, taoge, ketimun, dan daun kemangi. Aduk rata. Sajikan.
  •     Untuk 4 porsi
Sumber :
1. http://kamus-sunda.com/res-49117-home-sejarah-makanan-minuman-sejarah.html#.UqKgLuLvf_k
2. http://mymiebatam.blogspot.com/2013/06/sejarah-masakan-makanan-karedok.html

Selengkapnya → Sejarah Masakan-Makanan Karedok Bandung

Sejarah Adanya Makanan Bakso di Dunia

Diposting oleh Unknown on Kamis, 28 November 2013

Sejarah Adanya Makanan Bakso di Dunia - Di Indonesia, meatballs atau lebih dikenal dengan sebutan "bakso" yang biasanya disajikan dalam mangkuk, seperti sup, dengan mi, (tahu), telur, 'siomay', dan /atau digoreng daging. Di indonesia sendiri, bakso sudah banyak macam variannya.

di dalam bahasa Indonesia, Bakso itu berasal dari bahasa china yang terdiri dari 2 kata Bak dan So. Dimana Bak artinya DAGING melainkan daging secara keseluruhan sedangkan so-seperti air sup/kuah sedangkan di Indonesia ditmbahkan jadi miso dan jadi mie+bak+so.

Sejarahnya :
Pada akhir Dinasti Ming (awal abad ke-17) di Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil. Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.

Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi. 

Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Sumber :
1. https://www.facebook.com/MieAyamBaksoPakTeguh/posts/192013590943138
2. http://www.cyber4rt.com/2013/09/sejarah-munculnya-makanan-bakso.html
3. http://bolehasyik.blogspot.com/2011/11/sejarah-adanya-makanan-bakso-di-dunia.html

Selengkapnya → Sejarah Adanya Makanan Bakso di Dunia

Sejarah Makanan Nasi Tutug Oncom,Kuliner Khas Jawa barat

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 23 November 2013

Sejarah Makanan Nasi Tutug Oncom, Jawa barat - Makanan Nasi Tutug oncom merupakan kuliner indonesia, khas jawa barat berupa nasi hangat yang dicampur dan diaduk dengan oncom bakar, disajikan dengan sedikit bawang goreng, irisan telur dadar, sambal terasi, lalapan, serta ikan asin goreng.

Sejarahnya :
Sebenarnya tidak ada yang tahu pasti asal muasal nasi tutug oncom. Selain sudah ada secara turun-temurun, nasi tutug oncom seolah sudah menjadi makanan wajib bagi orang Sunda sejak zaman dahulu.

Menurut Pupuhu Caraka Sundanologi Bandung Adang S, sejak tahun 1940-an nasi tutug oncom sudah disajikan sebagai teman sarapan. Awalnya, kata Adang, oncom tersebut hanya dibakar dan ditambah garam, tanpa diberi bumbu macam-macam.

Oncom bakar tersebut lalu dijadikan teman makan nasi. Disajikan dengan teh tanpa gula, oncom bakar biasanya dimakan pada pagi hari sebagai teman sarapan. “Orang Sunda zaman dulu, meski punya peliharaan ayam atau ikan, tidak pernah makan hewan peliharaan tersebut. Hewan-hewan tersebut baru dipotong saat Lebaran tiba,” kata Adang.

Kebiasaan suku Sunda tersebut membuat oncom seolah menjadi makanan wajib. Bisa dipastikan, pada zaman dahulu hampir setiap rumah memiliki kebiasaan memasak nasi tutug oncom. Selain rasanya yang gurih, pembuatan nasi tutug oncom ini relatif mudah dan murah.
 
Kuliner Ini Dimasa Sekarang :
Nasi tutug oncom merupakan sajian makanan rakyat pada jaman sengsara yakni rakyat dan negara kita masih kesusahan. Terutama pada jaman orde lama, saat harga beras dan minyak melangit. Namun, sekarang tutug oncom sudah menjadi makanan bagi semua lapisan masyarakat tanpa memberi kesan menderita.

Kini, nasi TO yang dulunya identik sebagai makanan orang miskin, seolah-olah naik kelas menjelma menjadi makanan elit, dan digemari masyarakat di Tasikmalaya, bahkan Jawa Barat.

Sumber :
1. http://sejarah-historys.blogspot.com/2011/11/sejarah-makanan-nasi-tutug-oncom-jawa.html
2. http://travel.kompas.com/read/2013/04/28/08375431/Nasi.Tutug.Oncom.Nasi.Miskin.Naik.Kelas 
Selengkapnya → Sejarah Makanan Nasi Tutug Oncom,Kuliner Khas Jawa barat

Sejarah Berdiri Perusahaan MCDonald

Diposting oleh Unknown on Kamis, 21 November 2013

Sejarah Berdiri Perusahaan MCDonald (MCD) - McDonald's Corporation merupakan rangkaian rumah makan yang siap saji dan termasuk terbesar di dunia. Hidangan utama di restoran-restoran McDonald's adalah hamburger, namun mereka juga menyajikan minuman ringan, kentang goreng, filet ayam dan hidangan-hidangan lokal yang disesuaikan dengan tempat restoran itu berada dimananya. Lambang McDonald's adalah dua busur berwarna kuning yang biasanya dipajang di luar rumah-rumah makan mereka dan dapat segera dikenali oleh masyarakat luas dibelahan benua manapun.

Sejarahnya :
Restoran McDonald's pertama didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, namun kemudian dibeli oleh Ray Kroc dan diperluas ke seluruh dunia

Sampai pada tahun 2004, McDonald's memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang. Lambang McDonald's adalah dua busur berwarna kuning yang biasanya dipajang di luar rumah-rumah makan mereka dan dapat segera dikenali oleh masyarakat luas.

Restoran McDonald's pertama di Indonesia terletak di Sarinah, Jakarta dan dibuka pada 23 Februari 1991. Berbeda dari kebanyakan restoran McDonald's di luar negeri, McDonald's juga menjual ayam goreng dan nasi di restoran-restorannya di Indonesia.

Bisnis perusahaan ini dimulai di tahun 1940 dengan dibukanya sebuah restoran oleh Dick dan Mac McDonald, di San Bernardino, California. Mereka memperkenalkan "Speedee Service System" pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji moderen. Maskot awal McDonald's, yang bernama Speede, adalah seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald di tahun 1963.

McDonald's saat ini tidak menjadikan tahun 1940 sebagai tahun kelahiran restoran McDonald's. Mereka memilih 15 April 1955, ketika Ray Kroc membeli lisensi waralaba McDonald's dari Dick dan Mac di Des Plaines, Illinois, sebagai hari kelahirannya. Kroc kemudian membeli saham dari McDonald's bersaudara dan memimpin perusahaan ini melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald's mulai dijual kepada publik tahun 1965.

Sifat agresif yang dimiliki Kroc bertentangan dengan keinginan McDonald bersaudara. Kroc dan McDonald bersaudara bertikai untuk mengontrol bisnis ini, namun akhirnya McDonald bersaudara lah yang pergi meninggalkan perusahaan. Pertikaian ini didokumentasikan baik dalam otobiografi Kroc maupun otobiografi McDonald bersaudara. Situs di mana McDonald bersaudara pertama kali mendirikan restoran kini dijadikan monumen. Dengan ekspansi agresifnya ke seluruh penjuru dunia, McDonald's dijadikan sebagai simbol globalisasi dan penyebar gaya hidup orang Amerika.

Sumber :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/McDonald%27s
2. http://febriryan.blogspot.com/2012/01/sejarah-berdirinya-mc-donalds-mcdonalds.html
3. http://masihmencatat.blogspot.com/2011/03/sejarah-berdirinya-mcdonalds-mc-d.html
Selengkapnya → Sejarah Berdiri Perusahaan MCDonald

Sejarah Adanya Penemuan Ice Cream (Es Krim)

Diposting oleh Unknown on Rabu, 06 November 2013

Sejarah Adanya Penemuan Ice Cream (Ice Krim) - Es krim merupakan sebuah makanan yang beku dan terbuat dari produk dairy seperti krim (maupun sejenisnya), lalu dicampurkan dengan perasa dan pemanis. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi suhunya untuk mencegah pembentukan kristal es besar. Tradisionalnya, suhu dikurangi dengan menaruh campuran es krim ke sebuah wadah dimasukkan ke dalam campuran es pecah dan garam. Garam membuat air cair dapat berada di bawah titik beku air murni, membuat wadah tersebut mendapat sentuhan merata dengan air dan es tersebut.

Es Cream (Ice Krim) adalah makanan yang mewah dan hanya dihidangkan pada acara-acara yang spesial. Dahulu, membuat es krim adalah hal yang sangat merepotkan. Untuk membuat es krim, Es didapatkan dari danau atau kolam yang membeku saat musim dingin, kemudian dipotong dan disimpan dalam tumpukan jerami, lubang di dalam tanah, atau tempat penyimpanan es yang terbuat dari kayu dan diberi jerami. Es disimpan untuk kemudian dipakai saat musim panas.

Saat musim panas. es krim kemudian dibuat secara tradisional dengan mengolah adonan didalam mangkuk besar yang ditaruh dalam sebuah tube yang diisi dengan campuran es yang telah dihancurkan dan garam, yang membuat adonan es krim itu membeku. 


Meskipun istilah es krim sering digunakan untuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan, tapi sebenarnya digunakan unuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan yang terdiri dari lemak susu. Banyak negara, termasuk Amerika Serikat, membatasi penggunaan istilah tersebut berdasarkan kuantitas dari bahan dasar makanan tersebut.

Sejarahnya :
Sejarah kemunculan es krim dipercaya berawal dari zaman kepemimpinan Kaisar Nero dari Romawi di tahun 64 Masehi yang sudah menikmati "es krim" di zamannya, ia menyantap salju halus bersama campuran buah-buahan dan madu.
 
Ada juga yang mengatakan es krim ditemukan oleh bangsa Cina sekitar 700 M. Hidangan dingin ini dijadikan persembahan bagi Kaisar Tang dari Dinasti Shang. Kaisar Tang yang seorang penggemar kuliner meminta para koki istana untuk membuat es krim dari campuran salju.
 
Kisah lain menceritakan, es krim datang ketika adanya hubungan dagang atara Cina dan Italia. Marcopolo, sang penjelajah lautan membawa resep es krim ke negaranya. Berbeda dengan resep aslinya, es krim Italia dikombinasikan dengan sirup dan campuran es. Es krim ala Italiano inilah yang kemudian dinikmati oleh Kaum Bangsawan Eropa dan menyebar ke seluruh dunia.

Di Amerika, es krim baru populer pada abad ke-19, seiiring dengan penemuan mesin pembuat es krim. Sebutan ice cream berasal dari para kolonis Amerika, berasal dari fase iced cram.
 
Di Indonesia, es krim dibawa oleh Belanda. Ice Cream Saloon adalah es krim pertama yang hanya bisa dinikmati di kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Malang dan Surabaya. Saat itu es krim merupakan barang mewah dan mahal, dan kebanyakan hanya orang Belanda saja yang minikmatinya.

Sumber :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Es_krim
2. http://atiasyifaulqolbi13.blogspot.com/2013/10/sejarah-adanya-penemuan-ice-cream.html
3. http://hantujelebau.blogspot.com/2012/06/inilah-sejarah-awal-penemuan-ice-cream.html
Selengkapnya → Sejarah Adanya Penemuan Ice Cream (Es Krim)

Sejarah Awal Asal Usul Makanan Gudeg / Gudheg

Diposting oleh Unknown

Sejarah Awal Asal Usul Makanan Gudeg / Gudheg - Gudeg atau dalam bahasa Jawa gudheg merupakan sebuah bentuk makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. dan perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Masakan Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek. Gudeg sudah menjadi sebuah ikon dari kota Yogyakarta.

Sejarah Gudeg / Gudheg
Di sebuah sudut kota jogja pada jaman penjajahan Inggris tinggalah seorang warga negara Inggris yang tinggal di Indonesia (maaf saya lupa namanya tapi dalam majalah yang saya baca ada namanya) dan memiliki istri seorang perempuan jawa (saya juga lupa namanya maaf), Warga negara Inggris tersebut memanggil istrinya dengan sebutan “dek” karena memang panggilan “dek” sudah menjadi tradisi di jawa biasanya untuk memanggil istri yang notabene sebagai ibu rumah tangga.. Pada suatu hari ketika sang suami sedang pergi bekerja sang istri bingung ingin memasak apa akhirnya dia teringat resep turun temurun keluarganya yang menggunakan bahan dari nangka muda tersebut.

Akhirnya mulai lah dia memasak, karena mungkin sudah sangat lapar sesampainya dirumah sang suami langsung menuju ke meja makan dan makan dengan lahapnya masakan yang dimasakkan istrinya tadi selesai makan sang suami brkata agak keras “good dek..” “it’s good dek” dengan ekspresi senang.. Sang istri terkejut dan mulai menceritakan ke tetangga dan teman-temannya kalau sang suami senang sekali dimasakkan resep turun temurun itu dan setiap kali selesai makan-makanan itu dia selalu bilang “good dek” dan dari situlah makanan itu mulai disebut GUDEG sebagai metomorfosis dari kata “good dek”.

Sumber :
1. http://inijogja.com/sejarah-awal-asal-usul-makanan-gudeg/
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Gudeg

Selengkapnya → Sejarah Awal Asal Usul Makanan Gudeg / Gudheg

Sejarah Asal Usul Adanya Makanan Roti Di Dunia

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 02 November 2013

Sejarah Asal Usul Adanya Makanan Roti Di Dunia - Roti merupakan salah satu bentuk makanan tertua yang pernah ada di dunia. Sejarah roti yang panjang konon bermula dari daerah Mesir dan Mesopotamia. Saat masyarakat mereka menemukan cara lain untuk menikmati gandum. Gandum yang awalnya hanya dikonsumsi langsung ternyata dapat dilumat bersama air sehingga membentuk pasta. Pasta yang dimasak diatas api kemudian mengeras dan dapat disimpan beberapa hari. dan itu lah yang akhirnya menjadi cikal bakal dari roti.

Roti adalah makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang difermentasikan dengan ragi, tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi. Namun kemajuan teknologi manusia membuat roti diolah dengan berbagai bahan seperti garam, minyak, mentega, ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di dalamnya sehingga didapat tekstur dan rasa tertentu. Roti termasuk makanan pokok di banyak negara Barat. Roti adalah bahan dasar pizza dan lapisan luar roti lapis. Roti biasanya dijual dalam bentuk sudah diiris, dan dalam kondisi "fresh" yang dikemas rapi dalam plastik.

Teknik paling dasar memasak roti  adalah dengan melumat gandum dengan air kemudian di masak di atas api, teknik seperti ini masih digunakan dibeberapa negara walau perkembangan teknik dan jenis roti modern semakin beragam. Sebut saja tortila Mexico, roti canai India, Pita di Timur Tengah, dan lain-lain. Roti-roti semacam ini dikenal lebih dengan nama istilah roti datar.

Sementara ragi roti ditemukan saat mereka menyimpan sedikit adonan dari hari sebelumnya dan ditambahkan pada adonan yang baru. Kemudian dikembangkan pula jenis gandum yang baru yang memungkinkan terciptanya jenis roti yang baru.

Dari Mesir inilah bangsa Yunani mengambil teknologi pembuatan roti. Teknologi yang kemudian menyebar di seluruh Eropa dan menjadikan roti sebagai makanan yang dianggap penting oleh masyarakatnya. Di Roma bahkan roti dan gandum lebih penting ketimbang daging.

Saat itu warna roti membedakan ‘kelas’ dalam masyarakat. Semakin gelap warna roti yang dikonsumsi semakin rendah satus sosialnya. Hal ini dikarenakan tepung putih yang mahal. Tetapi jaman sekarang roti berwarna gelap justru lebih mahal karena rasanya yang lebih enak dan kandungan gizinya yang lebih tinggi.

Saat ini roti sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berbetuk datar, kita bisa menikmati roti beraneka bentuk, rasa, dan ukuran.

Sumber :
1. http://bukumukubaca.blogspot.com/2013/08/sejarah-asal-usul-adanya-makanan-roti.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Roti

Selengkapnya → Sejarah Asal Usul Adanya Makanan Roti Di Dunia

Sejarah Awal Adanya Makanan Kebab di Dunia

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 12 Oktober 2013

Sejarah Awal Adanya Makanan Kebab di Dunia - Kebab (kebap, kabab, kebob, kabob, kibob) merupakan sebutan untuk berbagai hidangan daging panggang/bakar yang ditusuk memakai tusukan atau batang besi. Hidangan ini umum dijumpai dalam masakan Laut Tengah, masakan Kaukasus, masakan Asia Tengah, masakan Asia Selatan, dan masakan beberapa negara Afrika.

Daging yang umum dipakai untuk kebab adalah daging domba dan daging sapi, atau kadang-kadang daging kambing, daging ayam, ikan, atau kerang. Kebab daging babi dikenal dalam masakan Azerbaijan, Bulgaria, Siprus, Yunani, dan negara bagian Goa di India.

Nama kebab berasal dari bahasa Arab: kabab (کباب) yang awalnya berarti daging goreng, bukan daging panggang/bakar. Kata kabab kemungkinan berasal dari bahasa Aram: כבבא kabbābā yang mungkin berasal dari bahasa Akkadia: kabābu yang berarti "bakar, panggang".Pada abad ke-14, kebab menjadi sinonim dengan tabahajah, hidangan berupa potongan daging goreng dalam bahasa Persia. Dalam buku-buku berbahasa Turki, istilah kebab sering dipakai untuk bola-bola daging yang dibuat dari daging ayam atau daging domba cincang. Istilah kebab baru berarti hidangan daging panggang (shish kebab) sejak zaman Kesultanan Utsmaniyah, namun masih ada istilah lain yang lebih kuno untuk daging panggang, yakni shiwa` (شواء ) asal bahasa Arab. Walaupun demikian, kebab masih dipakai dalam pengertian aslinya dalam berbagai hidangan seperti semur, misalnya tas kebab (kebab dalam mangkuk) dari Turki. Dalam masakan Mesir ada hidangan semur daging sapi dan bawang bombay yang disebut kebab halla.

Makanan khas Timur Tengah ini menurut sejarahnya berasal dari Turki. Namun ada juga yang mengatakan dari Arab yang dikenal dengan Kabbeh. Makanan khas ini mulai meluas ketika para pedagang Turki mengadakan kontak dengan masyarakat kota Berlin, Jerman sekitar abad 18. Aslinya daging kebab dipanggang, disajikan dengan roti pita, paprika, dan saus.

Dalam perkembangannya mengalami penyesuaian dan pencampuran dengan kebiasaan masyarakat Jerman. Di mana Kebab disajikan juga dengan aneka roti dan salad. Pola pemanggangan daging Kebab pun mulai berkembang dari tradisional ke pola modern menggunakan pemanggangan elektrik maupun gas. Di Jerman sendiri saat ini Kebab mampu menyaingi Hamburger yang sudah lama mereka kenal.

Dewasa ini Kebab telah merambah berbagai belahan dunia, Eropa Barat, Eropa Timur, Amerika, Kanada, Australia, Jepang, Cina, Malaysia, Indonesia. Makanan ini sudah tidak asing lagi buat mereka. Mahasiswa dari Ubekistan yang kuliah di Indonesia, misalnya, akan langsung menunjuk Kebab sebagai pilihan makanan ringan mereka tanpa bertanya-tanya lagi apa itu Kebab. Bahkan ketika melihat cara penyajiannya pun mereka tidak merasa heran kendati polanya berbeda dengan negara asalnya.

Memang cara penyajian Kebab antara satu negara dengan negara lainnya berbeda-beda, karena biasanya diadaptasikan dengan kebiasaan setempat atau disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya. Di Indonesia saat ini, Kebab mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan. Menggunakan counter bergerak para penjaja menyajikan Kebab dengan versinya masing-masing. Umumnya menggunakan alat pemanggang atau burner yang ukurannya sudah dimodifikasi. Lebih kecil dari pada ukuran aslinya. Daging giling yang sudah berbumbu dipanggang dan dipotong tipis-tipis disajikan dengan sayuran dan sauce dibungkus roti pita atau sejenisnya.

Sedangkan pada Kebab Crush Zone memilih pendekatan lain. Yakni daging yang telah berbumbu dicetak lantas dipotong memanjang dengan ukuran yang lebih tebal. Dipanggang dengan alat panggangan anti lengket dan disajikan dengan sayuran, irisan timun, tomat dan aneka sauce pilihan, serta dibungkus roti Tortila, khas Meksiko. Hasilnya, Kebab Crush Zone akan lebih terasa dagingnya dan penuh aroma.

Sumber :
1. http://www.crushzonefunfood.com/index/kebab.htm 
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Kebab
Selengkapnya → Sejarah Awal Adanya Makanan Kebab di Dunia

Sejarah Asal Donat di Dunia

Diposting oleh Unknown on Kamis, 03 Oktober 2013

Sejarah Donat di Dunia - Donat merupakan sebuah panganan yang melalui proses digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, dan custard bahkan daging.

Asal-usul donat sering menjadi sumber perdebatan. Salah satu teori mengatakan donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Belanda yang juga memopulerkan hidangan penutup lain, seperti: kue kering, pai krim (cream pie) dan pai buah (cobbler).

Cerita lain mengatakan donat berbentuk cincin diciptakan kapten kapal asal Denmark bernama Hanson Gregory. Sang kapten sering harus menyetir kapal dengan kedua belah tangan karena kapal sering dilanda badai. Kue gorengan yang dimakan ketika sedang menyetir ditusukkan ke roda kemudi kapal, sehingga kue menjadi bolong. Kebetulan bagian tengah kue juga sering belum matang, sehingga donat sengaja dibuat berlubang di tengah agar permukaan donat yang terkena minyak bertambah dan donat cepat matang.

Asal-usul kata

Kue berbentuk bola-bola kecil bernama doughnuts atau olykoeks pertama kali disebut-sebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving di tahun 1809.

Donat dalam ejaan tradisional bahasa Inggris disebut doughnut, sedangkan orang Amerika biasa menulis donat sebagai donut atau doughnut. Istilah donut pertama kali digunakan di dalam artikel surat kabar Los Angeles Times 10 Agustus, 1929. Penulis bernama Bailey Millard dengan berkelakar menulis kalimat "can't swallow the 'wel-dun donut' nor the ever so 'gud bred'," sebagai keluhan atas kemampuan mengeja di kalangan orang Amerika yang semakin menurun.

Penggunaan dua cara penulisan, donut atau doughnut ditemukan dalam serangkaian artikel surat kabar The New York Times tentang "National Donut Week" yang meliput World's Fair tahun 1939. Dalam 4 artikel yang dimulai tanggal 9 Oktober 1939, ejaan "donut" muncul 2 kali.

Dunkin' Donuts yang didirikan tahun 1940 dengan nama Open Kettle di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat merupakan perusahaan tertua yang menulis donat sebagai "donut", walaupun sebenarnya perusahaan Mayflower Donut Corporation yang didirikan setelah Perang Dunia II merupakan perusahaan pertama yang menulis donat sebagai "donut".

Sejarah donat di Indonesia

Pada tahun 1968, stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang disebut Pekan Raya Jakarta) merupakan perintis donat yang digoreng dengan mesin otomatis. Sejak itu, American Donut memiliki tradisi tahunan membuka stan di Pekan Raya Jakarta hingga sekarang.

Pada tahun 1985, Dunkin’Donuts membuka gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat yang terus berkembang menjadi lebih dari 200 gerai di berbagai kota di Indonesia.[2] Yang kemudian diikuti dengan donat-donat waralaba asing lainnya seperti Master Ring, Master Donut, dan Mister Donut.

Demam donat dibangkitkan kembali oleh J.CO Donuts & Coffee yang membuka gerai pertamanya di Super Mall Karawaci pada tanggal 26 Juni 2005. Keberhasilan J.CO diikuti Krispy Kreme yang membuka gerai donatnya yang pertama di Mal Pondok Indah 2 pada tanggal 31 Agustus 2006. J.CO sebagai merek lokal didirikan oleh Johnny Andrean seorang penata rambut terkemuka di Indonesia.

Donat produksi industri kecil biasanya dijajakan berkeliling menggunakan sepeda atau sepeda motor. Di dalam bus, pedagang asongan menjual donat kemasan kotak dengan cara unik. Donat dalam kemasan dibagi-bagikan ke pangkuan penumpang untuk kemudian dikumpulkan kembali kalau penumpang tidak berminat.

Donat jenis ini disebut juga sebagai donat kampung untuk membedakannya dengan donat-donat yang dijual di mal dan restoran

Sumber :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Donat
2. https://www.facebook.com/misteridanmitosdunia/posts/430695676966891
Selengkapnya → Sejarah Asal Donat di Dunia