Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 07 Desember 2013

Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado - Tinutuan atau Bubur Manado merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah dari Manado, Sulawesi Utara. Namun ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara. Tinutuan adalah campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya dan rasanya ini luar biasa menggugah selera.

Sejarahnya :
Berdasarkan cerita tempo dulu Tinutuan tercipta karena keadaan ekonomi masyarakat di manado sangat buruk, dan akhirnya menjadikan sayuran - sayuran di sekitar rumah makanan yang dicampurkan dengan sedikit beras, dan terciptalah bubur Manado. Dari benar dan tidaknya penciptaan bubur manado 1 hal yang sangat berarti adalah betapa mudahnya kita membuat makanan yang sederhana tetapi sehat dan bergizi.

Tinutuan juga biasanya di sajikan dengan perkedel nike, sambal roa (rica roa, dabu-dabu roa), ikan cakalang fufu atau tuna asap, perkedel jagung serta tahu. Tinutuan juga bisa disajikan dicampur dengan mie atau dengan sup kacang merah yang disebut brenebon. Tinutuan yang di campur dengan mie disebut Miedal. Tinutuan biasanya di sajikan pada pagi hari atau juga di sajikan pada saat hari raya pengucapan syukur.


Resepnya :

Bahan :

  •     200 g beras, cuci bersih, tiriskan
  •     2 L air
  •     1 1/2 sdt garam
  •     100 g  ubi merah, kupas, potong
  •     100 g  labu kuning, kupas, potong
  •     300 g  jagung manis, sisir
  •     50 g daun melinjo muda, cuci bersih
  •     50 g bayam, cuci bersih
  •     50 g daun kangkung, cuci bersih
  •     25 g daun kemangi, cuci bersih
  •     3 batang sereh, memarkan
  •     4 batang daun bawang, iris halus
  •     2 lembar daun kunyit, simpulkan

Pelengkap :
  •     150 g ikan asin jambal, potong dadu ½ cm, cuci, goreng hingga kering

Sambal dabu-dabu, aduk rata :
  •     4 buah cabai rawit merah, iris tipis
  •     6 buah cabai rawit, iris tipis
  •     4 butir bawang merah, potong dadu ½ cm
  •     1 buah tomat merah, potong dadu ½ cm
  •     2 sdm air jeruk nipis
  •     1/2 sdt garam

Cara Membuat :

  •     Masak beras bersama air, garam, daun bawang, sereh, daun kunyit  hingga setengah matang.
  •     Masukkan ubi merah, labu kuning, dan jagung, aduk rata. Masak kembali hingga lunak.
  •     Tambahkan sisa sayuran, sambil aduk perlahan hingga matang dan kental. Angkat.
  •     Sajikan bubur dengan pelengkap dan sambal.
Sumber :
1. http://www.resepmasakanonline.com/bubur-manado-tinutuan-2/
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Tinutuan
3. http://bastenratu.blogspot.com/2012/10/bubur-manado-makanan-khas-sulawesi-utara.html

Artikel Terkait
Kami akan sangat berterima kasih apabila anda menyebar luaskan artikel Sejarah Makanan Tinutuan / Bubur Manado ini pada akun jejaring sosial anda, dengan URL : https://kolomsejarahdunia.blogspot.com/2013/12/sejarah-makanan-tinutuan-bubur-manado.html

Bookmark and Share

0 komentar... Baca dulu, baru komentar

Posting Komentar